Rumah / Berita / Berita Industri / Apa perbedaan utama antara polimer PA 6.6 dan PA 4.6?

Apa perbedaan utama antara polimer PA 6.6 dan PA 4.6?

Dalam keluarga nilon, PA 6.6 dan PA 4.6 bagaikan dua bersaudara, berpenampilan serupa namun memiliki kepribadian dan kemampuan yang berbeda. Keduanya termasuk dalam keluarga poliamida, namun kinerjanya sangat berbeda ketika berhadapan dengan suhu tinggi dan aplikasi bertekanan tinggi.


Berikut perbedaan utama di antara keduanya:

◾ Ketahanan Suhu Tinggi

Di sinilah letak perbedaan terbesarnya.
PA 6.6: Ini adalah plastik rekayasa yang paling umum digunakan, menangani lingkungan umum bersuhu tinggi tanpa masalah. Namun, di ruang mesin yang sangat panas atau peralatan industri bersuhu tinggi, terkadang mesin dapat bermasalah.
PA 4.6: Benar-benar "ahli tahan panas". Struktur molekulnya lebih kompak, sehingga kekerasannya dapat dipertahankan pada suhu yang lebih tinggi, tidak seperti plastik biasa yang melunak saat dipanaskan. PA 4.6 masih dapat berfungsi dengan andal dalam banyak kondisi suhu tinggi yang ekstrem Poliamida 6 atau PA 6.6 tidak tahan panas.


◾ Kekuatan dan Kekakuan

PA 6.6: Memiliki sifat keseluruhan yang seimbang, menawarkan kekuatan dan daya tahan yang baik, menjadikannya pilihan yang disukai untuk banyak komponen industri.
PA 4.6: Kecepatan kristalisasinya sangat cepat, artinya bagian yang dibuat darinya lebih keras dan kaku dibandingkan dengan yang terbuat dari PA 6.6. Jika Anda membutuhkan komponen yang tidak berubah bentuk pada suhu tinggi, PA 4.6 biasanya merupakan pilihan yang lebih baik.


◾ Penyerapan Air

Semua bahan nilon memiliki kelemahan yang sama – mereka menyerap air.
PA 6.6: Memiliki tingkat penyerapan air yang moderat. Setelah menyerap air, bagian-bagiannya akan sedikit mengembang dan menjadi sedikit lebih lembut.
PA 4.6: Sebaliknya, PA 4.6 cenderung menyerap air lebih cepat dan dalam jumlah lebih banyak. Artinya, desainer perlu mempertimbangkan perubahan dimensi dengan lebih hati-hati saat menggunakannya di lingkungan lembab.


◾ Kehidupan Kelelahan dan Ketahanan Aus

PA 6.6: Pada roda gigi, sakelar, atau rumah sehari-hari, ketahanan ausnya sudah sangat baik, lebih tahan lama dibandingkan plastik biasa.
PA 4.6: Di bawah seringnya gesekan dan tekanan jangka panjang, ia memiliki "stamina" yang lebih baik. Misalnya, dalam aplikasi otomotif seperti pemandu rantai waktu atau komponen transmisi, yang mengalami ribuan siklus gesekan, PA 4.6 biasanya memiliki masa pakai lebih lama dan tidak mudah aus dibandingkan PA 6.6.


◾ Karakteristik Pemrosesan

PA 6.6: Mudah diproses, dengan teknologi yang sangat matang; mudah ditangani oleh sebagian besar pabrik.
PA 4.6: Karena mengkristal dengan cepat, kecepatan pencetakan juga lebih cepat sehingga memperpendek siklus produksi. Namun karena sensitivitasnya terhadap suhu, pengaturan mesin selama pemrosesan harus lebih presisi sehingga membutuhkan keahlian teknis yang lebih tinggi dari pabrik.